Sekilas Jurusan Teknik Lingkungan

Sekilas Jurusan Teknik Lingkungan
Belajar Apa Saja di Teknik Lingkungan

Tak sedikit orang yang merasa tersesat di jurusan Teknik Lingkungan. Maksudnya, kenyataan yang ditemui di jurusan ini ternyata tak seperti yang dibayangkan sebelumnya. Karena dulunya bernama Teknik Penyehatan, Teknik Lingkungan sering kali disalahgunakan sebagai jurusan yang lekat dengan hal-hal berbau medis. Kadangkala Teknik lingkungan dianggap sama dengan jurusan Kesehatan Masyarakat.

Tak jarang pula Teknik Lingkungan juga dianggap sebagai jurusan yang sangat banyak mempelajari kimia atau biologi. Tak sepenuhnya salah memang, namun lebih tepatnya, jurusan Teknik Lingkungan lebih ke arah rekayasa.

Sedangkan ruang lingkup Teknik Lingkungan memang cukup luas, karena aspek-aspek lingkungan itu sendiri juga sangat luas, Berikut kira-kira ruang lingkupnya:

  • Pengelolaan dan distribusi air bersih/air minum
  • Pengelolaan air limbah
  • Pengelolaan sampah/limbah padat
  • Pengelolaan limbah B3
  • Pengendalian pencemaran udara
  • Manajemen keselamatan kerja
  • Pengelolaan kualitas lingkungan Dll.
Modalnya Apa?

Karena termasuk jurusan teknik, setidaknya untuk masuk teknik lingkungan kamu harus punya modal kesukaan terhadap mata pelajaran matematika, fisika, kima dan biologi. Tidak harus sangat jago, setidaknya menyukai pelajaran tersebut. Toh, nanti mata kuliah dasar tersebut akan dipelajari di semester-semester awal masa kuliah.

Apakah harus pintar menggambar? Enggak juga, Menggambar di Teknik Lingkungan berbeda, kok! Bukan seperti melukis, melainkan menggambar secara teknik dengan memakai alat bantu. Apalagi ini sudah dominan penggunaan software.

Yang jelas, memiliki minat terhadap lingkungan dan pelestarian lingkungan, karena hal tersebut adalah modal yang penting. Suka kegiatan outdoor, setidaknya kalaupun tidak suka banget, ya jangan sampai anti, sebab kuliah Teknik Lingkungan nantinya juga membutuhkan turun langsung ke lapangan. Misalnya, saat praktikum perpetaan/ilmu ukur tanah, saat praktik sampling air maupun udara tsb

Termasuk Jurusan Baru

Dibandingkan beberapa jurusan Teknik lainnya, seperti Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Elektro dsb. Teknik Lingkungan terbilang jauh lebih muda. Jurusan yang biasanya berada dibawah fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ini muncul dengan latar belakang semakin terasanya dampak pembangunan terhadap lingkungan, yang pada akhirnya juga mengancam kelanjutan hidup manusia.

Makin menggejalanya pencemaran dan kerusakan lingkungan akhir-akhir ini, membuat keberadaan jurusan ini semakin dibutuhkan. Teknik Lingkungan menjawab berbagai persoalan lingkungan melalui pendekatan teknologi.

Makin Diminati

Ada sebuah prediksi, bahwa bidang usaha yang prospektif dimasa depan adalah bidang yang berkaitan dengan 3 hal, yaitu food, energy dan environment. Dimana keberlangsungan hidup manusia tidak akan lepas dari 3 hal tersebut. Setidaknya ini mulai terbukti dengan makin banyaknya peluang kerja bagi lulusan Teknik Lingkungan.

Di era saya, tahun 90 an, persaingan masuk Teknik Lingkungan tidaklah begitu ketat. Passing gradenya pun sedang sedang saja. Sering kali masih kalah mentor dengan pesona jurusan Teknik yang lebih dahulu ada, seperti Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Sipil dan Arsitektur.

Namun saat ini, di beberapa institusi, passing grade untuk jurusan Teknik Lingkungan berada pada top 10 bahkan top 5 diantara jurusan-jurusan Teknik di institusi yang sama. Memang passing grade tidak diumumkan secara resmi oleh institusi, namun biasanya nilai ini dikeluarkan oleh lembaga-lembaga bimbingan belajar. Setidaknya ini menunjukkan bahwa, semakin ke sini jurusan Teknik Lingkungan menjadi jurusan yang makin diminati.

Sumber

Judul Buku : Jurusan Teknik Lingkungan

Penulis : Widyanti Yuliandari

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

 

Share this post

Post Comment